Boorlix.com – Dua budak narkoba berhasil ditangkap. Sabu setengah kilogram diamankan oleh petugas. Salah satu tersangka mampu melewati pemeriksaan keamanan bandara dengan menginjak sabu yang ada di dalam sepatu.

Dua budak narkoba itu adalah Armia (22), warga Padang Tiji Aceh dan Amir Abidin (55), warga Desa Padang Mentoyo, Bojonegoro.

“Yang kami tangkap duluan adalah tersangka AR (Armia),” ujar Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol Anton Prasetyo kepada wartawan, Selasa (2/4/2017).

Armia ditangkap di perempatan Jalan Kedungdoro. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sabu seberat 550 gram yang dikemas dalam dua plastik. Sabu tersebut disembunyikan di dalam sepasang sepatu.

Kepada polisi, Armia menceritakan bahwa penangkapan dirinya dimulai saat ia ditawari sebuah pekerjaan di Surabaya oleh M. Dari Aceh, Armia pergi menuju Medan untuk menemui M. Namun saat di Medan, Armia tak ketemu M. Ia justru bertemu dengan R yang mengaku adalah suruhan M.

R kemudian menyerahkan satu kantung plastik berisi sabu. Pekerjaannya itu ternyata adalah menjadi kurir sabu. Armia diperintahkan membawa 550 gram sabu ke Surabaya. Armia awalnya menolak. Namun Armia akhirnya setuju setelah dijanjikan upah Rp 8 juta. Apalagi setelah M memberinya bayaran awal sebesar Rp 2 juta. Sisanya dijanjikan akan dilunasi setelah tugasnya selesai.

Armia terpaksa menerima pekerjaan itu karena ia memang butuh uang. Ia butuh biaya untuk pernikahannya yang rencananya akan digelar setelah lebaran mendatang. Sehari-hari, Armia hanya bekerja sebagai penjaga warung. Jadilah Armia berangkat ke Surabaya dari Medan menggunakan pesawat.

Agar sabu yang dibawanya tak ketahuan petugas bandara, Armia meletakkan di dalam sepatu. Sabu itu ia bagi menjadi dua plastik yang masing-masing beratnya sekitar 250 gram. Sabu itu dimasukkannya ke sepatu kemudian diinjaknya. Dengan sabu di dalam sepatu, ia berjalan seperti biasa. Dengan caranya itu, Armia berhasil lolos dari pemeriksaan keamanan bandara Medan dan Surabaya.

“Sabu tersebut sedianya hendak dikirim tersangka AR ke tersangka AA (Amir Abidin) yang ada di Bojonegoro,” kata Anton.

Namun sebelum sabu itu dikirim, Armia sudah tertangkap. Namun polisi juga mengejar Amir. Amir akhirnya juga turut diamankan. Amir ditangkap di SPBU Kalianyar, Bojonegoro. Bila Armia baru sekali ini berurusan dengan sabu, maka Amir mengaku sudah tiga kali memesan sabu kepada M dengan kurir yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *