Boorlix.com – Maman Hidayat (41) dan Yayan Septian (36) warga Kampung Cibembem RT 1 RW 12, Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang melakukan rutinitas sehari-hari seperti biasa yakni mencari serangga berjenis kalajengking dan tarantula.

Maman dan Yayan yang sehari-harinya mencari nafkah dengan cara mencari kalajengking dan tantula dan nantinya akan diolah menjadi minyak. Minyak tarantula dan kalajengking dipercaya memiliki banyak khasiat. Seperti untuk menumbuhkan bulu atau bisa pula untuk menyembuhkan penyakit terutama sakit asma dan kulit.

Mereka biasanya mencari kalajengking dan tarantula di sekitar kampung bahkan bisa sampai mencari di Gunung Patambon Sumedang. Setiap harinya mereka bisa menempuh jarak 500 meter – 5 kilometer.

Dalam menjalankan pekrjaan mereaka tidak memerlukan alat khusus untuk menangkap kalajengking dan tarantula tersebut. hanya dengan sebilah golok dan tangan kosong saja yang menjadi modal utama.

Saat kaki mereka terus melangkah mengitari bukit demi bukit, berjalan sambil melirik ke kanan dan kiri, naik-turun, lubang demi lubang mereka amati dengan serius. Mereka tidak gegabah dalam mencari lubang, biasanya lubang kalajengking berbentuk bulatan kecil dan keluar dari akar rerumputan, sedangkan lubang tarantula berbentuk bulatan besar dengan tertutupi oleh jaring laba-laba putih.

“Ku bedog we sareng ku panangan ngoreknamah, bedogna di tojoskeun kana liang lamun ayaan pasti kaluar. Nya kudu ati-ati bisi liang oray nu dikodokna. (menggunakan golok dan tangan, goloknya dimasukan ke dalam lubang, kalau ada serangganya pasti keluar. Harus hati-hati takutnya malah lubang ular,” kata Maman, Jumat (24/3/2017).

Lubang demi lubang mereka amati demi mendapatkan kalajengking dan tarantula. Dalam waktu 1 jam mereka sudah mendapatkan serangga-serangga itu lumayan banyak dengan ukuran kira-kira 10-15 cm.

“Muhun kamari rame nu kadarieu nu masihan bantosan, tapi kalajengking sareng lancahna teh seep. Ayena ngala dei, saurna bade aya tamu dei dinten ayena. (Iya, kemarin banyak orang kesini masihan bantosan ka keluarga tapi kalajengking dan tarantulanya habis, katanya akan ada lagi tamu lagi hari ini,” tambah Maman.

Mereka melakoni pekerjaan ini sudah sekitar 8 bulanan untuk meneruskan profesi ayahnya yang sekarang telah bertransmigran menjadi buruh petik teh di Padang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *