Boorlix.com – Kasihan Isu penculikan anak memakan korban. Seorang pemuda yang diduga sebagai penculik dihajar sampai babak belur oleh warga sekitar. Pemuda itu dianggap akan melakukan penculikan terhadap anak sekolah dasar (SD) di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

“Memang ada pemuda yang dihakimi massa. Padahal dia bukan penculik dan orang gila,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (24/3/2017).

Pada saat itu bertepatan dengan jam pulang sekolah, tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, murid SD belarian. Kemudian warga mengejar dan memukuli pemuda tersebut.

Melihat kejadian aksi massa, Muhammad, pamong Dusun Maronggih, Desa Terrak Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, mengamankan pemuda tersebut dan membawanya ke rumah Sumhali, tokoh masyarakat Desa Terrak.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sekitar siang itu, pemuda yang diketahui bernama Fauzi (28) warga Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, dievakuasi petugas gabungan dari Polres Sampang dan Pamekasan, serta 1 regu Subden 3 A Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, ke Polres Pamekasan.

“Dua kapolres, Sampang dan Pamekasan ikut turun untuk mengendalikan situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku adalah orang gila. Karena tidak waras, pelaku pun diserahkan ke dinas sosial setempat.

“Karena gila, dia diserahkan ke dinas sosial setempat,” jelas Barung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *