Boorlix.com – Perjanjian jual beli tenaga listrik guna energi baru terbarukan (EBT) untuk para pengembangan listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) sudah ditandatangani oleh pihak PT PLN (Persero) dengan 53 Power Purchase Agreement (PPA). Sebelumnya jumlah perusahaan listrik yang siap untuk menandatangani perjanjian kontrak berjumlah 64 perusahaan dengan total kapasitas listrik 400 MW.

Sebanyak 11 perusahaan akhirnya gagal melakukan kerja sama ini, belum diketahui secara pasti mengapa perusahaan-perusahaan tersebut membatalkan perjanjian kerjasama tersebut yang sebelumnya sudah sama-sama disepakati.

Menurut Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengatakan bila pembatalan kerja sama karena alasan harga sebaiknya jangan dipaksakan. Karena kerjasama jual beli tenaga listrik ini tidak hanya dalam jangka pendek. Kerja sama ini diperkirakan untuk jangka waktu lama hingga 20-25 tahun mendatang.

“Kalau harganya enggak cocok ya jangan. Ini lama lho. Kalau enggak cocok jangan,” kata Ignasius Jonan di Kementerian ESDM.

Mengenai perkembangan 11 perusahaan PPA yang telah membatalkan perjanjian, Jonan menyerahkan keputusan pada pihak PLN sendiri, akankah ditawarkan pada pihak lainnya atau tidak.

“Nanti inisiatif PLN. Tanya PLN coba,” kata Jonan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *