Boorlix.com – Salah satu mahasiswa yang menjadi terduga pelaku pembuangan bayi ke tempat sampah yang berada di sekitar tempat kosnya juga ikut serta menyaksikan proses evakuasi.

Sebelumnya LU, terduga pelaku pembuangan bayi sempat berbincang dengan Srinatun (55) yang merupakan pemilik tempat kos yang ditinggalinya.

Pada waktu berbincang, LU terlihat raut wajah yang cemas dan pucat. Selain berajah pucat, bentuk tubuh LU juga berbeda seperti agak gemukan.

“Waktu itu saya lihat proses evakusi polisi, terus dia (LU) juga lihat. Dia sempat ngomong ‘ih kasihan bayinya, bagus gitu kok dibuang ya buk, padahal putih gitu ya dan badannya gemuk. Kasihan ya buk’, terus dia balik masuk lagi ke kamarnya. Saya mbatin kok mukanya pucat dan kemarin perutnya agak besar tapi kok kecil ini,” kata Srinatun, Kamis (10/8/2017).

“Selasa sore dia beraktivitas seperti biasa, wong masih keluar kamar seperti biasanya,” tutupnya.

Bayi yang ditemukan dibuang di sebuah bak sampah di Babarsari, Sleman, Rabu (9/8/2017) kemarin telah dimakamkan di Makam Tambakbayan, Kamis (10/8/2017).

Pemakaman di tempat tersebut dilakukan atas permintaan terduga pelaku pembuangan bayi, yang diketahui merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Yogya.

Kanit tindak pidana tertentu (Piter) Polres Sleman, Iptu Isnaini, mengatakan, pemakaman tersebut dilakukan pihaknya usai berkoordinasi dengan Dukuh Tambakbayan.

Ia juga mengungkapkan, dipilihnya makam Tambakbayan karena terduga pelaku yang menginginkannya.

“Ini tadi pemakaman orok yang ditemukan kemarin, ini (pemakaman) bisa terlaksana karena dibantu dukuh Tambakbayan.

Mengapa disini? Karena ibu bayi itu memohon agar bayinya dimakamkan di sekitar tkp,” katanya.

Mengenai kondisi terduga pelaku, saat ini masih dalam fase pemulihan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *