Boorlix.com – Salah satu wisatawan harus mengalami nasib naas sewaktu liburan di Pantai Samas, Bantul. Pasalnya, wisatawan tersebut tidak sengaja terluka pada bagian pelipis mata kirinya karena tembakan.

Tembakan tersebut memang sengaja dilepaskan oleh salah satu wisatawan yang marah setelah terlibat adu mulut dengan wisatawan yang berada di lokasi tersebut juga. Korban adalah Ribut Ahmad Fauzan (53) warga Temanggung, Jawa Tengah, terkena tembakan senapan angin di pelipis mata kiri, Minggu (15/10/2017) sore.

Hingga kini pelaku penembakan masih dalam proses pencarian oleh pihak kepolisian. “Belum (tertangkap), karena langsung melarikan diri pada waktu itu. Sampai sekarang kami masih melakukan pengejaran,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sanden, Aiptu Purwanto, Senin (16/10/2017).

Penembakan yang terjadi berawal dari ketika terduga pelaku yang berinisial E (34), yang merupakan warga Kulonprogo, sedang berpihnik bersama dengan anak dan istrinya di Pantai Samas. Setelah memarkirkan kendaraannya, mereka satu per satu keluar dari mobil.

Dalam waktu bersamaan tiba-tiba muncul sebuah mobil yang hampir menabrak anaknya. Lantaran tidak terima, E terlibat cek-cok dengan rombongan tersebut, namun akhirnya rombongan itu pergi. Setelah itu, E yang memang membawa senapan angin itu pergi ke salah satu tempat di Pantai Samas.

“Sementara (ada wisatawan) istirahat di dekat bus parkiran (Pantai) Samas, dia tidak tahu apa-apa, tahunya ada peluru nyasar kena pelipis kiri. Korban kaget ada (darah) yang menetes di pelipis kirinya,” ungkapnya.

Korban yang terluka pada bagian pelipis kirinya akibat senapan angin yang dibawa E. Namun, ketika korban dan juga warga sekitar mencari peluru yang mengenai korban, peluru tersebut tidak ditemukan.

“Karena berdarah (korban) diamankan Pak RT, terus dibawa ke Puskesmas (Sanden). Setelah dari Puskesmas (korban) langsung pulang ke Temanggung, tidak membuat laporan,” kata Purwanto.

Setelah berulah di Pantai Samas, E bersama keluarganya pergi ke Pantai Goa Cemara Bantul. Di sana mobil yang kendarai E hampir menabrak sebuah mobil yang mengangkut wisatawan, akhirnya muncul keributan antara E dengan rombongan ini.

“Salah satu rombongan, Anggoro dipukul di bagian muka. Terus korban (Anggoro) melapor ke Polsek Sanden,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *