Boorlix.comPolres Banyuwangi berhasil mengamankan Soleh (46), yang merupakan warga Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi. Soleh mengatakan tidak merasa menyesal mengedarkan miras oplosan yang menyebabkan banyak korban tewas.

Hal tersebut dikatakan oleh Soleh ketia dilakukan rilis di Mapolres Banyuwangi, Sabtu (21/4/2018).

“Bagaimana saya menyesal. Lah wong saya jual miras ini tidak berbahaya. Saya sempat melakukan pengukuran kadar alkohol. Cuma 24 persen alkoholnya,” katanya.

Bahkan, Soleh juga hampir meminum miras oplosan yang diduga merupakan miras yang dijual olehnya. Tetapi, hal tersebut dicegah oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman

Soleh mengatakan miras oplosan itu tidak dibuatnya sendiri namun dia membeli ke distributor yang lain. Soleh mengatakan hanya menjual kembali miras tersebut selama tiga bulan terakhir.

“Sudah saya laporkan ke yang berwajib. Saya akan kooperatif,” katanya.

Polres Banyuwangi meringkus Soleh yang diduga menjadi penjual miras oplosan jenis arak Bali yang mengakibatkan 7 orang tewas selama bulan April 2018 ini.

“Kita tangkap di Bondowoso. Sebelumnya sempat melarikan diri ke Jember dan Situbondo. Ini yang kita duga menjual arak yang berbahaya itu,” ungkap Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *