Boorlix.com –  Jalan sepanjang beberapa ratus meter di Jalan P Diponegoro, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Senin (2105/5/2018) pagi sampai siang ditutuo bagi umum. Ditlantas Polda Jawa Tengah tengah melakukan olah TKP kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk yang menewaskan sebanyak 12 orang kemarin.

Olah TKP dilihat langsung oleh Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharudin dan disampingi oleh Kapolres Brebes.

Traffic Accident Analysis (TAA) memakai laser scaner 3D untuk menciptakan animasi kejadian kevelakaan. Kemudian rekaman animasi tersebut dijadikan sebagai bahan rekontruksi kecelakaan. Hasil tersebut akan dianalisis mulai dari sebelum, sedang, sampai setelah kecelakaan berlangsung.

Olah TKP tersebut bertujuan untuk menyelidiki kejadian kecelakaan maut tersebut. Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharudin mengungkapkan bukan hanya jumlah muatan yang overload, kecelakaan tersebut juga disebabkan lantaran keadaan jalan yang menurun sepanjang kurang lebih 3 km.

“Jalan menurun mulai dari Paguyangan dan di situ ada flyover Kretek dan menurun lagi sejauh 3 km,” kata Kombes Pol Bakharuddin.

Harusnya, kendaraan berat tersebut akan melewati jalan melingkar. Tetapi lantaran tidak dapat dikendalikan karena rem ridak berfungsi, kemudian akhirnya mobil memasuki wilayah korta.

Saya tegaskan ini bukan karena rem blong melainkan karena faktor tonase yang berlebihan maka kendaraan terdorong tanpa kendali,” kata Dirlantas.

Ketika keadaan jalan menurun, truk bermuatan berat berisiko mengalami keadaan yang sama. Rem tidak dapat mengkentikan kendaraan lantaran dorongan yang kuat dari muatan kendaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *